Salah Perhitungan CBR di Malang, Jalan Baru Justru Cepat Rusak – Bagaimana Solusinya?

Salah Perhitungan CBR di Malang, Jalan Baru Justru Cepat Rusak – Bagaimana Solusinya?

Salah Perhitungan CBR di Malang, Jalan Baru Justru Cepat Rusak – Bagaimana Solusinya?

Malang, sebagai salah satu kota besar di Jawa Timur, terus mengalami perkembangan infrastruktur, termasuk pembangunan jalan raya yang menghubungkan berbagai daerah. Namun, belakangan ini banyak kasus jalan yang baru dibangun justru mengalami kerusakan dalam waktu singkat. Salah satu penyebab utama yang sering luput dari perhatian adalah kesalahan dalam perhitungan CBR (California Bearing Ratio), yang berfungsi untuk mengukur daya dukung tanah terhadap beban kendaraan.

Mengapa CBR Sangat Penting?

CBR adalah salah satu parameter penting dalam perencanaan konstruksi jalan. Jika nilai CBR tidak diukur dengan benar, maka desain ketebalan lapisan jalan bisa salah, mengakibatkan jalan cepat mengalami retak, amblas, atau berlubang dalam hitungan bulan setelah selesai dibangun. Di Malang, banyak proyek jalan mengalami masalah ini akibat kurangnya pengujian CBR yang tepat sebelum pengerjaan.

Studi Kasus: Jalan Rusak Akibat CBR yang Salah

Sebuah proyek jalan di Malang yang dibangun pada awal tahun ini mengalami kerusakan dalam waktu kurang dari enam bulan. Retakan dan lubang mulai muncul, membuat pengendara merasa tidak nyaman dan meningkatkan risiko kecelakaan. Setelah dilakukan investigasi, ditemukan bahwa nilai CBR yang digunakan dalam desain jalan ternyata lebih tinggi dari yang seharusnya, menyebabkan ketebalan perkerasan yang tidak mencukupi untuk menahan beban kendaraan yang melintas setiap hari.

Kesalahan ini terjadi karena pengujian CBR dilakukan secara terburu-buru tanpa mempertimbangkan faktor lingkungan dan jenis tanah di lokasi tersebut. Akibatnya, jalan yang seharusnya bertahan bertahun-tahun justru mengalami kerusakan lebih cepat dari perkiraan.

Solusi: Pengujian Tanah yang Tepat Sebelum Konstruksi

Untuk menghindari masalah serupa di masa depan, sangat penting bagi kontraktor dan perencana proyek jalan untuk melakukan pengujian tanah secara menyeluruh sebelum memulai konstruksi. Beberapa langkah yang harus diperhatikan antara lain:

  1. Melakukan Pengujian CBR dengan Standar yang Tepat

    • Pastikan pengambilan sampel dilakukan di beberapa titik untuk mendapatkan data yang akurat.
    • Gunakan metode laboratorium dan lapangan untuk membandingkan hasil pengujian.
  2. Mengombinasikan dengan Pengujian Geoteknik Lainnya

    • Sondir dan SPT (Standard Penetration Test) untuk mengetahui karakteristik tanah.
    • Bore hole camera untuk inspeksi visual kondisi bawah tanah.
  3. Menggunakan Jasa Profesional dalam Pengujian Tanah

    • Percayakan pengujian kepada penyedia jasa yang berpengalaman seperti Jasa Sondir Tanah ID, yang telah menangani berbagai proyek di Malang dan daerah lainnya.

Hubungi Kami untuk Jasa CBR Test Profesional

Jangan biarkan kesalahan perhitungan CBR mengakibatkan kerugian besar dalam proyek jalan Anda. Pastikan pengujian dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengalaman. Jasa Sondir Tanah ID, sebagai brand dari PT. Brantas Konsultan Indonesia, siap membantu Anda dalam pengujian CBR, sondir, soil test, geolistrik, bore pile, dan layanan geoteknik lainnya.

Kontak Kami:
📞 0852-8294-4243
📧 kontak@jasasondirtanah.id

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan kami agar proyek jalan Anda berjalan lancar dan bebas dari masalah di kemudian hari!